Sepatu Outdoorpro Lynk
Kesan pertama sepatu Outdoorpro Lynk
Hallo temen-temen
semua, selamat datang di blog saya. Kali ini saya mau share experience unboxing
dan first impression dari sepatu gunung keluaran Outdoorpro, salah satu merek
lokal asli Indonesia.
Berawal dari sepatu gunung yang dipinjem sama temen lebih dari
setahun lalu dan sampe sekarang belum dibalikin (salah satu bad habbits
“minoritas pendaki”, jangan ditiru ya guys), akhirnya saya putusin buat beli
sepatu baru, dengan budget terbatas tentunya hehe. Maklum, mahasiswa.
Setelah riset dan cari tau beberapa pilihan sepatu gunung dibawah
400k, akhirnya diputuskanlah buat milih sepatu keluaran Outdoorpro seri Lynk.
Pertimbangannya karena selain harganya yang murah, model dari sepatu ini juga
keren dan perpaduan warnanya pun gak norak. Akhirnya berangkatlah ke salah satu
toko alat outdoor yang ada di Kota Bogor dan meminang sepatu ini seharga
Rp.395.000,00.
Pertama, kita bahas dari segi packaging atau kardusnya dulu.
Kardusnya ini keliatan solid dan elegan dengan dominasi warna hitam, hijau dan
putih. Sama sekali gak terkesan murahan, padahal harganya dibawah 400k dan
kompetitor dikelasnya biasanya cuma ngasih kardus polos warna coklat yang
kesannya “murah”, sesuai dengan kelas harganya. Selain itu, kardusnya juga
fungsional banget karena ada tali berfungsi buat “menjinjing” sikardusnya ini.
Jadi kita bisa ngurangin penggunaan plastik deh. Nice packaging!
Terus begitu kita buka kardusnya, kesan pertama saya tentang sepatu ini adalah “keren”. Perpaduan warna coklat tua-muda dan oranyenya ngebuat sepatu ini terkesan gak ngebosenin tapi gak sampe norak juga. Good
Untuk material secara umum, sepatu ini ngasih kesan yang solid dan “well made”. Bisa dibilang kualitas material secara kasat masa sih melebihi harganya yang Cuma 395k.
Untuk bahan sepatunya sendiri kurang lebih ada 3 jenis, mesh (dibagian atas, deket mata kaki), PVCCarbon (dibagian toecap, yang fungsinya melindungi ujung jari kaki dari benturan) dan suede.
Untuk outsole nya, sepatu ini pake bahan full rubber (walaupun
bukan Vibram pastinya hehe) tapi ini juga jadi salah satu kelebihan sepatu ini.
Dimana, kompetitor dikelas harga yang sama biasanya masih pake bahan campuran
antara karet dan thermoplastic. Jadi harusnya grip sepatu ini bisa lebih
“ngegigit” trekk pendakian kita dibandingkan sepatu lain dikelas harganya.
Apa sepatu ini waterproof ? sayangnya dari pihak Outdoorpro sendiri
gak ngeklaim tentang hal ini. Tapi kalau berdasarkan pengalaman make sepatu
direntang harga yang sama, bisa dibilang sepatu sejenis ini tuh
semi-waterproof. Gak 100% waterproof memang, tapi untuk sekedar melewati
genangan air yang dangkal atau dibawa hujan-hujanan dengan intensitas rendah
harusnya sih masih bisa tahan. Nanti bakal saya test juga deh.
So, itu aja kesan pertama saya tentang sepatu ini. Kesimpulan
sementara, sepatu ini keren dan recommended buat dibeli untuk rentang harga
dibawah 400k. Untuk pengalaman penggunaan akan saya update nanti, setelah
gunung mulai banyak yang buka lagi (karena sekarang masih pandemi). Terimakasih
buat yang sudah mau baca!










Komentar
Posting Komentar